Showing posts with label My Stories. Show all posts
Showing posts with label My Stories. Show all posts

Saturday, August 1, 2020

Cerita Di balik Terbitnya Buku Fisika Kuantum Kami (Bag. 3)


Saya terharu membacanya.



Mungkin perasaan unik inilah yang dirasakan oleh para penulis buku,
Terlepas laku atau tidaknya buku mereka.

Adalah ketika pembaca melihat buku kita menjadi jauh lebih dari buku yang kita maksudkan. Saya menulis buku itu mungkin hanya untuk menjawab keresahan saya bahwa Fisika Kuantum itu-dibalik super kerumitannya-ada banyak sisi serunya. Kita masih tetap bisa haha-hihi di tengah sesuatu yang kita sebenarnya tidak mengerti sama sekali. Tetapi di mata pembaca buku kita bisa menjadi lain, buku itu bisa menjadi semacam harapan. 


Alhamdulillahirabbilalamin. Semuanya saya kembalikan lagi kepada Rabb semesta Alam, Allah Azza wa Jalla.


Postingan ini dimaksudkan sebagai rasa syukur saya dan untuk memotivasi sahabat di sini untuk terus menyelesaikan tulisannya sehingga menjadi sebuah buku dan dapat dibaca sebanyak-banyaknya orang.

Kita tidak pernah tahu buku kita sejauh mana dalam memberikan arti bagi orang lain.

Saya ingin mengajak Anda untuk bisa merasakan hal yang sama. Saya doakan. Aamiin.


Oia bagi yang sudah baca buku ini saya ucapkan terima kasih. Boleh juga berbagi testimoninya. 
Kritik dan saran juga boleh ya.





Salam hangat

Okky

Monday, May 13, 2019

A Brief History of You (Bag.2)

Saya memulainya dengan menulis puisi. Semua bermula dari kumpulan kata yang tidak jelas maknanya buat orang lain yang membacanya. Tapi buat saya? Sama saja. haha

Lanjutan dari caption Postingan IG saya yang lalu bahwa menerbitkan puisi yang menjadikan saya semakin bersemangat untuk menulis dan mempublikasikan karya tulis saya. (link Instagram)

Meski kebanyakan isi puisi yang saya buat dan baca selama ini menye-menye tentang kegalauan hati. Apa lagi saat saya jatuh cinta dahulu. Hohoho.

Puisi adalah wadah yang pas buat menyalurkannya ketika saya tidak berani mengungkapkan secara langsung.

Ternyata hingga sekarang, anak-anak millenial suka juga yang menye-menye. Melihat dari laku kerasnya buku-buku puisi bergaya pop penyebar kegalauan para jomblo. Ditambah pula Novel-novel cinta muda-mudi yang merindukan pasangan dan hubungan yang penuh bunga-bunga…haha. 
 
Btw dulu saya pernah pula terjebak membaca satu dua di antaranya. Wkwkwk.


Sunday, April 21, 2019

A Brief History of You (Bag.1)



-Tentang berbagi pengalaman menulis.

juga tentang membangun rumah di Syurga-Nya.


Pada seri postingan kali ini saya akan menulis tentang berbagai pengalaman saya dalam membangun portofolio menulis amatir di berbagai media. Saya tuliskan dengan tidak teratur dan sepotong-sepotong mengikuti bagaimana pikiran saya mengarahkan. Tidak mengikuti alur waktu yang sesungguhnya terjadi, namun menyesuaikan dengan pesan yang ingin saya sampaikan pada tiap tulisannya. Mungkin postingan ini akan menjadi postingan yang paling panjang selama saya menulis blog. Tapi yah, kita lihat saja seberapa kuat saya membagi ceritanya kepada Anda.

Oke.

Selamat  membaca.

1, 2, 3…Yak!

Saturday, July 14, 2018

AYOO IKUTAN!!!


Bismillah..
.
Halo Ayah Bunda..
.
Punya buah hati usia 3-10 tahun?
.
Bosan dengan kegiatan weekend yang begitu2 saja??
.
Atau sedang mencari inspirasi aktivitas kebersamaan dengan ananda tercinta?
.
Yuk, ajak buah hati serunya bermain dan belajar sains!
.

Thursday, July 5, 2018

Ketika Kelas Kecil Sains ini (harus) Kami Mulai.

Ide awalnya sebenarnya ingin mencari kawan bermain dan belajar untuk si kecil di tempat tinggal kami yang baru. Karena kami baru saja pindahan.
.
Sekedar iseng yang diniatkan, karena saya sebelumnya suka mengajak si kecil bermain ala-ala eksperimen sains dan apa aja yang bisa kami dapat. Ternyata  si kecil suka, emaknya apalagi! Suka, karena mungkin bisa me time lebih leluasa kayaknya. Hehe.
.


Tuesday, October 31, 2017

Tumpukan Koran (Bekas)

Tumpukan Koran (Bekas).



Mungkin sudah masuk tahun ke-4 semenjak saya memutuskan berlangganan koran Kompas minggu.
Saat ini saya sedang sibuk mencari pengepul koran yang amanah yang mampu membayar koran bekas saya dengan harga bagus...he he. sebenarnya sedih juga sih. sudah lama saya menyimpan koran-koran tersebut. Semenjak pertama kali tinggal di kosan kawan dan semenjak masih bujangan. Yang saat ini terkumpul mungkin hanya setengahnya dari jumlah koran yang saya punya. setengahnya? hilang entah kemana...ada kali 20 kiloan.

Koran bekas yang sekarang mungkin sekitar 35 kiloan. kan lumayan kalau perkilonya 3000 perak :)

Sebenarnya saya ingin mengajak Anda sedikit mendengarkan cerita dan pemikiran saya. 

Tumpukan koran (bekas) credit: pondokibu.com

Wednesday, September 13, 2017

Senja di Lingkungan Baru

Foto ini diambil ketika saya dan kawan hendak pulang.

Beginilah penampakan senja di kampus kami. 

Dengan tanah yang masih begitu luas, ditambah angin musim yang behembus kencang menjadikan suasana senja di sini menjadi begitu.....


menyejukkan.

selamat menikmati.


foto oleh Rajak 2017

Sunday, June 4, 2017

Cukup

Bismillah.

Cukup.

Selama bulan Ramadhan tahun ini saya kembali merenungi makna kata "cukup".

Merasa cukup adalah sesuatu yang mahal untuk dimiliki. mengapa? sebab tidak semua orang memilikinya. Sebagian besar.

Dengan merasa cukup maka akan terlahir pribadi yang sederhana dalam menjalani hidup. Begitu pikir saya.

Apa kamu sudah merasa cukup dalam hidup kamu? berkecukupan? segala sesuatunya telah dimiliki?

Ternyata masalah cukup bukan perkara memiliki dan hanya soal kepuasan terhadap sesuatu lho.

Menurut ahlinya merasa cukup atau "self Suffeciency" itu adalah rasa aman dalam penghargaan diri, di mana setiap orang tahu di mana letak pusat penghargaan terhadap dirinya sebagai orang yang bisa dihormati. 

Efek utama dari orang yang berhasil memperjelas kecukupan bagi dirinya yaitu mereka ini tidak mempunyai kebutuhan untuk mendapatkan kesan positif orang lain terhadap dirinya sehingga ia semakin lama semakin menjadi pribadi yang tulus dan khas. Kontrol hidupnya ada pada dalam dirinya bukan dari pihak eksternal.

Itu sepertinya catatan singkat saya pada Ramadhon tahun ini.

semoga memberikan manfaat ya :)

Saturday, February 11, 2017

Welcoming Alumni LPDP 2017

Tahun 2017 ini kembali digelar perhelatan akbar LPDP yaitu,

Welcoming Alumni LPDP 2017.

Event ini bertujaun untuk menyambut para Alumni yang telah menyelesaikan studinya selama menjadi penerima beasiswa LPDP. Penyandang dana LPDP berkomitmen untuk tetap merangkaul para alumni sehingga mereka benar-benar dapat berkontribusi kepada bangsa dan negara.

Setelah dua kali saya mengikuti kegiatan ini, setiap tahunnya memiliki keunikan dan keseruannya masing-masing. Tetapi tentunya hal yang tak kalah seru adalah bertemu kawan-kawan lama yang dahulu bersama saat melakukan seleksi. Waahhhh, itu seperti bertemu masa depan baru dimana saya mungkin bisa jejaring bersama mereka. Kawan-kawan baru lainnya juga menjadi harapan saya dalam membangun kebersamaan mengabdi untuk negeri.

Pada tahun ini, WA 2017 berhasil menghadirkan Ibu Sri Mulyani, menteri keuangan sekaligus inisiator berdirinya LPDP. yang lebih kerennya lagi, LPDP berhasil menghadirkan Presiden RI ke-3 yaitu Prof. B.J Habibie sebagai penerima lifetime Acievement oleh LPDP. Sebuah penghargaan pertama dan tertinggi yang diberikan oleh LPDP kepada seorang tokoh.

Berikut adalah foro-foto yang berhasil saya himpun.

LPDP
Doc. Pribadi

LPDP
Doc. Pribadi

LPDP
Doc. Pribadi


Berikut ini adalah cuplikan video yang berhasil dibuat. Saya mengutipnya dari halaman WA 2017.




Monday, December 26, 2016

STELR-STEM Training (catatan akhir & dokumentasi)

Yap, maaf ya kawan akhirnya baru sempat menutup tulisan tentang STELR-STEM training ini. Seperti yang telah saya janjikan dahulu berikut adalah dokumentasi yang berhasil saya peroleh selama mengikuti training. 

Semoga bermanfaat :)

Monday, February 29, 2016

[Jambi] Berkunjung dan Berbagi Bersama Pendidik Tanjung Jabung Barat

Akhirnya saya bisa menginjakkan kaki di bumi Allah yang lain. Mengumpulkan puing-puing mimpi untuk mengelilingi indonesia dengan berbagi inspirasi. Memperkaya pengalaman dan ilmu dengan orang-orang ispiratif dari daerah-daerah di seluruh nusantara.

Kali ini saya diamanahkan untuk berbagi dengan para pendidik di daerah cukup pedalaman di propinsi Jambi, Tanjung Jabung Barat. Bermitra dengan Provisi Education yang berkantor di Jakarta kemudian pihak sponsor utama yaitu perusahaan migas Petrochina.

Tanjung Jabung Barat adalah sebuah tempat yang jauh lebih pedalaman di bandingkan tempat saya berbagi sebelumya, di mana listik adalah sesuatu yang harus dimaklumi sebagai sebuah komoditi mewah.


Saturday, January 9, 2016

[Sumatera Selatan] Belajar dan Bermain Bersama di Musi Rawas (Bag. Akhir dari 3 Tulisan)

Saya bersyukur kepada-Nya akhirnya sampai juga di tulisan yang terakhir untuk perjalanan saya belajar bersama teman-teman guru di Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatra Selatan.

Maaf sekali Sahabat/Bapak Ibu tulisan akhir ini baru saya tuliskan di Blog ini. Padahal, idenya sendiri sudah beberapa bulan lalu dan padahal pula tahun telah berganti (berarti, kemana aja saya selama ini? hehe).  Tapi tak apa, tulisan ini sekalian melepas rindu dengan Musi Rawas dan orang-orang hebat yang saya kenal :)


Tuesday, December 15, 2015

Google For Education (Indonesia Summit 2015)


Saya ingin menuliskan tentang kegiatan singkat bersama Google


Google for Education adalah salah satu tema besar yang diusung perusahaan raksasa Google, inc. Indonesia menjadi salah satu pilot projectnya. 


Selasa, 8 Desember 2015 bertempat di gedung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta Pusat, Google mengadakan kegiatan Indonesia Summit 2015. Besyukur saya diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut, setelah sebelumnya yang mendaftarkan diri dengan cepat-cepat karena keterbatasan kuota peserta.


Yang menarik bagi saya pada kegiatan tersebut adalah penjelasan fitur – fitur yang dimiliki google yang dapat digunakan dalam kegiatan dunia pendidikan. Seperti google drive, Classroom, Document, dsb. 

Tuesday, December 8, 2015

Peluncuran buku Pak Arief Rahman di Kemendikbud

Kawan,

Sepekan lalu saya berkesempatan menghadiri peluncuran buku tetang seorang pendidik di negeri ini, Pak Arief Rahman. Begitu banyak inspirasi yang didapat pada acara tersebut. Saya juga berkesempatan menyimak testimoni singkat dari Pak Anies Baswedan Menteri pendidikan nasional saat ini. Bonusnya pada acara tersebut. Saya juga dapat melihat penampilan langsung pembacaan puisi oleh Pak Taufiq Ismail.

Berikut adalah dokumentasi yang berhasil saya simpan.

Selamat berbagi :)

Berikut saya cantumkan pula link video pembacaan puisi oleh Pak Taufiq Ismail, khusus untuk Anda.


Thursday, October 15, 2015

[Sumatra Selatan] Berkunjung Ke Musi Rawas

Seminggu yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan.

Mengapa saya tiba-tiba bisa ke sana kawan? 

Saya diundang oleh pihak konsultan pendidikan yang berdomisili di Jakarta bernama "Provisi Education" dan dinas pendidikan propinsi kabupaten Musi Rawas. Beberapa hari di Musi Rawas atau lebih tepatnya di kota lubuk linggau, saya diminta untuk berbagi metode pengajaran IPA yang menarik dengan menggunakan alat peraga berbahan sederhana.


Friday, July 18, 2014

LPDP #5


Akhirnya tulisan kelima tentang LPDP saya tulis di tengah-tengah bulan puasa. Tak terasa ya, sudah lama tertunda melanjutkan cerita mengenai LPDP. 

Mungkin beberapa di antara sahabat sudah ada yang resmi menjadi awardee LPDP sebelum tulisan ini dibuat. Atau mungkin setidaknya akan mengikuti program kepemimpinan yang merupakan syarat mutlak (akhir) untuk dapat lulus beasiswa LPDP. Tapi tak mengapa. Tulisan ini akan tetap punya caranya sendiri untuk bisa bermanfaat bagi siapa saja. Semoga iya. 

Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang esai yang diminta LPDP. Ada tiga esai yang diminta oleh LPDP. Ketiga tema esai itu tetap berporos pada satu gagasan : Kamu. Pada intinya melalui esai tersebut para penguji/panitia nanti mengetahui sahabat dengan lebih ‘mendalam’. Hanya saja, menurut saya perlu hari-hati dalam menuliskan esai tersebut. Sekilas nampak sama ketiga tema yang diminta, namun ketiganya butuh perenungan dan kesungguhan hati ketika dituliskan. Mengapa saya dapat mengatakan demikian? Pertama, karena memang kita akan tersa sulit ketika bercerita tentang diri kita sebenarnya dan harapan-harapan kita secara sistematis dalam bahasa tulisan (Kalau sekedar celotehan-celotehan saat bercengkrama dengan orang lain sepertinya terasa lebih mudah). Apalagi esai tersebut harus dapat mengambil hati para penguji/pembaca nanti. 

Mengapa esai-esai ini berpengaruh? Seperti yang dikatakan oleh dosen saya bahwa melalui esai dapat diketahui dari seseorang yang tidak dapat diungkapkan dalam CV. Disana akan terlihat ketangguhan seseorang dalam mengejar mimpi, karakter kepemimpinan, dan banyak lagi. Dan memang benar esai tersebut sangat berpengaruh, sebab pada kenyataanya disaat wawancara para penguji menyandarkan sebagian pertanyaan dari apa yang kita tulis di esai. Para profesor penguji dan psikolog akan mengacu pada cerita yang kita tuliskan ketika mengembangkan pertanyaan kepada kita. Jadi dari awal kita benar-benar harus sepenuh hati mempertanggungjawabkan apa yang kita tulis nanti. 

Sepertinya tak banyak yang akan saya bagi sebagai kiat untuk dapat menulis esai yang mampu mencuri hati penguji. Ingat ya sahabat, bukan berarti esai-esai yang saya tulis itu bagus dan memukau. Sekali lagi bukan. Tapi saya percaya esai saya cukup menggambarkan apa yang sedang saya perjuangkan dan besarnya tanggung jawab yang akan saya buktikan ketika berhasil sebagai awardee LPDP. Itu saja. Dan masing-masing pribadi akan sangat berbeda. 

Untuk masalah tulisan enak dibaca itu nomor sekian. Namun, patut kita perhitungkan pula keindahan dan kedisiplinan tulisan kita. Sebabnya saya percaya bahwa tulisan yang indah dan disiplin mampu membantu mengantarkan gagasan besar didalamnya agar menjadi sebuah kesan tersendiri pada pembaca. Jadi perlu diperhatikan pula EYD dan standar bahasa penulisan, meski tidak harus kaku dan seformal mungkin. Itu mungkin saran yang pertama. 

Kemudian yang kedua dan mungkin ini adalah terakhir. (Sebab saya yakin sahabat semua pasti sudah sedikit banyak memiliki wawasan tentang dunia penulisan. Ya iya lah kan sudah lulus S1, Dan saya juga males kalo nulis banyak-banyak di Blog..hehehe) 

Ketika sahabat telah selesai menulis esai-esai tersebut, saran pamungkas saya adalah jangan malu untuk memberikan ke orang lain yang sahabat percaya. Fungsi pembaca ini akan sangat vital, maka sahabat harus memilihnya dengan tepat. Tidak perlu banyak-banyak cukup satu saja. Syukur-syukur bisa dapet dua. Kalau dahulu, esai yang sudah ditulis dan sudah saya cek kaidah EYD –nya langsung saya serahkan ke dosen s1 dahulu. Alasannya selain beliau cukup dekat dengan saya, beliau juga memiliki banyak prestasi dan track record yang baik dalam dunia ilmiah. Usianya pun relatif masih muda. Dan Alhamdulillah pilihan saya pun tepat setepat-tepatnya. Sebabnya mengapa? Saat esai-esai tersebut dibaca dan dikaji beliau. Banyak sekali coretan-coretan di setiap lembarnya dan masukan-masukan yang disampaikan melalui lisan. 

Saya harus memulai kemali menulis seperti yang disarankan olehnya. Apakah saya mundur? Awalnya saya sempat panik untuk menuliskannya kembali. takut-takut tidak dapat menulis esai yang baik. Tapi saya coba perlahan, sebab saya yakin pandangannya itu memang tepat dan masukannya memang benar. Dosen  itu seperti melihat sosok saya dahulu dan di masa depan. Seseorang yang melihat pribadi ini dari luar pekarangan ego pribadi. 

Akhirnya seiring berjalannya waktu, esai saya selesai. Ketika wawancara pun saya tidak gentar menjawab pertanyaan para penguji sebab saya telah membongkar dan menyusun habis-habisan esai saya hingga yang paling remeh. 

Syukurlah dengan ijin-Nya saya berhasil lolos tahap wawancara. 

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi sahabat ya meski hanya sedikit. 

Kedepannya mohon doakan saya agar bisa menuliskan bagaimana menjalani dan lolos tahap paling akhir dari seleksi beasiswa LPDP ini yaitu : 

Program Kepemimpinan
Dimana kita sekitar 10 hari wajib untuk mengikuti training yang penuh kejutan didalamnya. Hehe 

Tapi saya tidak janji kapan bisa menuliskannya. Selain karena liburan sebentar lagi selesai dan saya sudah harus mempersiapakan tahun terakhir studi saya. 

Tapi saya siap membantu bila sahabat ingin berkontak ria di email ini okky_0225898@yahoo.com 

Itu saja dari saya. Maaf bila ada khilaf.  

Selamat Berpuasa dan mari kita petik pahala kebaikan yang masih menggantung di langit-langit kota.

Wednesday, April 30, 2014

LPDP #4

Banyak perihal yang mungkin penting, namun kadang kita lalaikan atau remehkan. Itulah hidup kita. 

Nah ketika pengajuan beasiswa LPDP pun demikian. Untuk itulah saya tulis lagi di sini. 

Dahulu saya lalai, tenyata saya sadari ternyata hal kecil itu begitu penting dan cukup berpengaruh dalam kelolosan aplikasi saya. Mungkin, karena itu masih asumsi saya, belum terbukti. Tapi ya patut juga diperhitungkan oleh sahabat. 

Perihal utama yang ingin saya bahas kali ini adalah mengenai pengisian CV. Saya dan sahabat sepakat begitu pentingnya CV dalam sebuah aplikasi. Dengan CV, orang lain jadi tahu siapa kita, apa aktivitas kita, karya kita dll. LPDP juga meminta CV bagi pelamarnya. Tapi bukan CV yang biasa. 

Kalo sahabat lihat, banyak sekali form yang mesti kita isi. Mereka ingin tahu seberapa pantas kita layak dapat beasiswa ini. Secara umum pengisian data reguler CV terdapat di form LPDP. Saya tidak meragukan sahabat ketika mengisikannya. Dengan segala asam garam pengalaman sahabat. 

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana ‘asam-garam’ tersebut mampu memukau panitia administratif. Ya, kita harus memukau mereka sebelum dewan penguji wawancara nanti. Mereka yang yang paling pertama menyeleksi sahabat untuk ke tahap selanjutnya. Mereka diam-diam namun tak segan-segan membantai CV kita. 

Yang menjadi sorotan saya dalam tulisan ini adalah pertama beruntunglah bagi mereka yang semasa kuliah S1 aktif di kampus aktif juga di akademik. Kalo akademik sudah mentok, maka aktivitas kampus bisa jadi andalan. Kalo aktivitas kampus juga sudah mentok yang ada hanya 3K (kuliah, kantin, kosan) jangan berkecil hati. In syaa Allah saya mau sedikit berbagi. Mungkin juga sedikit bermanfaat. 

Panitia LPDP akan mencari tahu seberapa istimewa sahabat sebagai mahasiswa dahulu dan sebagai pemuda. Tuliskan semua aktivitas akademik maupun non-akademik yang pernah sahabat jalani dahulu. Dari menjadi seksi acara pada saat penerimaan mahasiswa baru, pertukaran mahasiswa, peserta seminar nasional, sampai sahabat menjadi ketua BEM univeristas. Masukkan aja semua jangan ragu. Tapi ingat jangan berbohong. Allah SWT maha tau loh..hehe..selain di dalam kampus aktivitas di luar kampus juga harus dimasukkan. Jangan ragu dan malu. Masukkan saja. Sebab LPDP akan melihat banyaknya dan kualitasnya. 

Sebagai ilustrasi. Si A ketua BEM tingkat universitas. LPDP akan memberikan skor tertentu, tinjauan jabatan dan ruang lingkup. Bisa saja dikalahkan oleh si B yang hanya jadi pengurus. Tapi pengurus Greenpeace tingkat Asia tenggara. Contoh lain. Si C menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Anti-Mainstream Nasional (emang ada gitu yah? Haha) bisa saja dikalahkan oleh si D yang hanya pengurus Remaja masjid kelurahan, dia juga pengurus karang taruna desanya, dia juga pengurus himpunan pengajar kolong jembatan kota bandung dll..yang banyak aktivitas si D bisa mengalahkan skor si C. saya kira sahabat sudah dapat gambaran kan? Jadi jangan ragu. 

Kalo dulu saya sempat ragu. Pilah-pilah prestasi dan aktivitas pengalaman yang menurut saya layak di cantumkan. Tapi kata dosen saya masukkan aja yang kamu punya…..sepele tapi penting.

Nah bagi sahabat yang merasa masih kurang jangan berkecil hati masih ada jalan untuk memperkaya CV kita. Begini saya cerita sedikit, saya sempat dapat prestasi kecil tapi kesannya besar. Hehe. 

saya dapat ‘juara Cerita Pembelajaran Seru suatu situs nasional’ itu sekitar awal tahun 2013. Apa yang yang saya lakukan? Saya hanya tweet-tweet cerita saat saya belajar matematika bersama guru SMP saya. Saya bercerita dengan mention situs tersebut bagaimana bahagianya saya belajar sama guru itu. ya kayak semacam semi curhat gitu tapi tetap ada nilai pembelajarannya. Yang hebat siapa? Ya guru saya. Saya hanya murid yang beruntung mendapatkan guru tersebut. Dan saya hanya bercerita aja. Mudah bukan??…

Karena situs tersebut cukup ramai dan banyak sekali followers-nya maka tweet saya diintip banyak orang (kan ada hastag yah). Tweet terus dan tweet terus…ehh beberapa hari selanjutnya saya dapat email kalau saya juara untuk hari itu sebagai cerita paling seru..kayaknya bukan ceritanya seru deh..tapi karena yang tweetnya paling gandeng (berisik)… 

Terus apa yang saya lakukan. Di form CV saya tulis ‘juara Nasional Cerita pembelajaran Seru situ bla-bla-bla’..seolah-olah keren kan?? Tingkat nasional meennn..haha…ya iyalah mana namanya juga situs internet….bisa menjangkau dunia…wah seharusnya saya tulis tingkat dunia tuh..(emang ada gituh orang bule ikut situs itu yang bahasanya indonesia..hohoho) 

Sahabat juga bisa..misal, juara pengisian TTS tingkat nasional di situs bla-bla..dll Nah terus cara ini juga patut dicoba sahabat bisa daftar-daftar keanggotaan LSM-LSM tingkat dunia seperti WWF dll…ingat mereka itu semua tingkat internasional loh. Udah daftar, jangan ragu cantumkan.


Semoga Panitia LPDP bisa tergugah. 

Sepertinya cukup dulu dari saya.

Berikutnya in syaa Allah saya akan mengulas sedikit trik dalam membuat esai. (perihal penting banget juga)


Semoga bermanfaat ya sahabat.

Sahabat bisa lihat cerita saya sebelumnya

LPDP #3

LPDP #2

LPDP #1

Saturday, March 29, 2014

LPDP #3

Okay, sekarang masuk tulisan singkat ke tiga saya bercerita tentang LPDP.

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang informasi yang dibutuhkan dalam melengkapi persyaratan administrasi.

Paling pertama saya ingin memastikan bahwa sahabat telah memiliki setifikat TOEFL resmi minimal 500 untuk dalam negeri dan 550 untuk ke luar negeri. Bila belum, Hmm sepertinya sahabat harus memenuhi persyaratan mutlak ini. Mengapa demikian? sebab secara otomatis Laman LPDP akan penutup/menghapus lamaran pendaftaran sahabat karena tidak memenuhi persyaratan awal. Sistem laman sudah otomatis akan menyeleksi. Selain hal tersebut dimaksudkan memang agar memudahkan panitia. Emang iya sih penting banget English. Kebayang s2 harus sering baca jurnal buat referensi yang jarang ditulis pake bahasa indonesia apalagi bahasa daerah sahabat.

Maka dari itu tahap awal harus lolos. Berat? Tidak ah, selamat sahabat mau sedikit mencurahkan perhatian untuk mengejar skor TOEFL tersebut. In syaa Allah ada jalan. Bagi yang belum mancapai skor, harus sabar.
Saya pun demikian, curi-curi waktu belajar strategi TOEFL untuk bisa mencapai skor.

Untuk informasi yang terbaru pihak LPDP mewajibkan skor TOEFL ITP. Udah banyak kampus atau lembaga les yang bekerja sama. Biayanya gak semahal kalo kita ambil TOEFL int. ETP. Cuma berapa ratus ribu gituh. Coba sahabat cek kembali.

Ya tes itu yang memang lingkupnya masih diakui LPDP. Kalo dulu pas awal-awal skor TOEFL ITB (jaman saya) masih diterima. Huuufftt…lumayan sekali biayanya bisa hemat untuk calon mahasiswa bokek seperti saya..hehe

Beres masalah TOEFL. Silahkan sahabat isi kelengkapan data yang diperlukan. Bisa sendiri kan? Masak haru saya isikan


Beberapa persyaratan mungkin harus kita buat sendiri, seperti surat rekomendasi dll. Nah, saya akan shrare file-file yang sekiranya sahabat perlukan. Semoga membantu ya sahabat. Kalo mau buat sendiri juga tidak apa-apa kok. Biar lebih kreatif.

Silahkan donglod link ini







Sepertinya itu dulu, sebab saya harus bersiap mempersiapakan pengajaran di kelas hehe. (bikin tulisannya saat curi-curi waktu di sekolah -curhat..hehehe)

Kalau ada pertanyaan mangga saya siap membantu in syaa allah 

Artikel terkait

LPDP #2

LPDP #1

Wednesday, March 26, 2014

LPDP #2


Setelah Anda menentukan pilihan. Langkah selanjutnya adalah Segera cek ke laman LPDP untuk mengetahui apakah jurusan yang sahabat inginkan tersedia di Laman pilihan bidang studi. Bila ada. Bersyukurlah sahabat. Namun bila tidak, jangan panik dahulu. Sahabat bisa kontak email Japri ke panitia LPDP dan tanyakan mengapa tidak ada jurusan yang anda inginkan. Biasanya Anda akan di arahkan untuk memilih jurusan yang tersedia dahulu atau relatif mendekati. Sahabat bisa juga tanya saya. Siapa tahu saya bisa bantu kasih no kontak panitia. Hehe.

Mengapa LPDP membatasi bidang yang dipilih? Ya karena LPDP punya cita-cita seperti kita dan mereka  punya prioritas serta PR. Tapi bedanya PR mereka lebih lebih lebih lebih besar dari kita. Iya lah amanah duitnya aja segede gaban J

Ini sekedar kasus aja dan rahasia umum. Beberapa kawan penerima bisa mengganti jurusan studinya yang tentunya tidak ada di pilihan (ini rahasia loh rahasia..hehe)

Jangankan sahabat, saya aja kaget. Tapi setelah dipikir-pikir menurut saya sah-sah saja. Selama sahabat sudah memiliki status diterima sebagai awardee LPDP dan sahabat memiliki alasan logis dan kuat untuk di sampaikan kepada Panitia. Itu sangat penting.

Kita selesaikan pemilihan jurusan saja dulu yah sahabat. Bila masih mau bertanya bisa japri email saya yah. Atau tinggalkan di kolom komentar.

Email : Okky­_0225898@yahoo.com

Tulisan selanjutnya mungkin saya akan bercerita tentang persyaratan lain dan mungkin juga saya akan share file-file yang sahabat perlukan.

Jadi..... 
tetap simak ya. (maaf kalo agak-agak lama menulisnya…biasalah orang sok sibuk. Hehe)

Friday, March 21, 2014

LPDP (Edisi baru mulai cerita)

Akhirnya saya dapat memenuhi janji saya pribadi. 

Menuliskan sedikit pengalaman saya tentang LPDP. Tadinya agak-agak malas untuk memulai menulis perihal ini. Tapi sudah keburu berjanji, ya tepati. Dan berhubung banyak sekali rekan yang menanyakan atau sedikit ingin mengetahui trik mendapatkan beasiswa LPDP ini, maka saya pun menulis. Menulis di Blog saja. Mengapa? Ya selain biar menghidupkan kembali blog ini, juga tulisan saya memang diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar mau tahu tentang LPDP. Begitulah kira-kira.

LPDP, sebagian besar kawan yang saya temui di kampus atau ditempat kerja sudah pernah mendengarnya. Setidaknya pernah mengupuing kabar tentangnya. LPDP itu tentang beasiswa. Beasiswa yang relatif masih sangat baru di negeri ini. Namun, Fasilitas yang didapatnya sahabat akan tahu nanti. Saya pastikan sangat menarik. Namun kita harus bersabar ya. Karena saya pun menuliskannya atau menyampaikannya harus dengan runut dan nyantai agar tidak terkesan tegang dan agar mudah dipahami/diikuti.

Sebelumnya mari kita intip laman resmi LPDP, agar kita mendapatkan informasi terbaru yang dibutuhkan.


Nah, terus buat apa saya menulis di blog ya? Hehe. Iya juga sih. Buang-buang waktu aja sepertinya.

Tadinya sempat berpikir demikian, tapi saya rasa tidak juga. Pasti ada manfaatnya lah. Karena dulu pas saya mendaftar dan mengikuti seleksinya saya membutuhkan info lebih dari sekedar laman LPDP. Info dari orang yang telah sukses mendapatkannya. Nah itu dia, dengan sedikit saya bercerita di Blog ini, mungkin saja ada informasi menarik yang bermanfaat. Kan bisa juga saling membantu dengan berinteraksi/saling bertanya. Saling support. Hehe

Yang paling awal bagi mereka yang ingin mendapatkan beasiswa ini adalah tentukan dan yakinkan bahwa sahabat memang benar-benar mau studi lanjut. Itu dulu. Mengapa? Bagi saya sih menentukan keputusan untuk sekolah lagi itu banyak banyak pertimbangan dan pengorbanan yang harus diberikan.

Sudahkah sahabat menentukan dengan yakin?

(bersambung…)