Showing posts with label his notes. Show all posts
Showing posts with label his notes. Show all posts

Monday, August 31, 2020

Sidang Skripsi Mahasiswa 2020

Akhir Agustus hingga pertengahan September ini adalah masa Sidang Skripsi Mahasiswa di kampus tempat saya mengabdi.

Di tengah ujian Pandemi kali ini merubah teknis sidang Sripsi pada umumnya.

Sebagian dilaksanakan secara daring dan luring atau bahkan secara daring sepenuhnya.

Wajah-wajah mahasiswa tingkat akhir yang cemas dan bahagia berkumpul menjadi satu.

Mereka mengingatkan saya saat pengerjaan dan ujian skripsi dahulu. 

Kecemasan yang berlebihan dan kebahagian yang tak tertahankan karena berhasil melalui tahap penting fase kehidupan: lulus dari perguruan tinggi. 

Sidang Skripsi adalah ujian puncak dari seorang mahasiswa strata satu yang bertujuan untuk memberikan pembekalan akhir kepada calon sarjana dalam menghadapi kehidupan sesungguhnya.

Nilai-nilai kerja keras, pantang menyerah, optimis, dan kejujuran adalah hal yang dikedepankan dalam ujian skripsi. Tidak mudah memang untuk dapat melaluinya.

 

 

Credit: Art Claralieu
Credit: Clara Lieu Art


 

Semoga mahasiswa-mahasiswa saya dapat mengambil banyak hikmah dan keberkahan dalam menjalankan ujian Skripsi tersebut.

Aamiin.


Saturday, August 1, 2020

Cerita Di balik Terbitnya Buku Fisika Kuantum Kami (Bag. 3)


Saya terharu membacanya.



Mungkin perasaan unik inilah yang dirasakan oleh para penulis buku,
Terlepas laku atau tidaknya buku mereka.

Adalah ketika pembaca melihat buku kita menjadi jauh lebih dari buku yang kita maksudkan. Saya menulis buku itu mungkin hanya untuk menjawab keresahan saya bahwa Fisika Kuantum itu-dibalik super kerumitannya-ada banyak sisi serunya. Kita masih tetap bisa haha-hihi di tengah sesuatu yang kita sebenarnya tidak mengerti sama sekali. Tetapi di mata pembaca buku kita bisa menjadi lain, buku itu bisa menjadi semacam harapan. 


Alhamdulillahirabbilalamin. Semuanya saya kembalikan lagi kepada Rabb semesta Alam, Allah Azza wa Jalla.


Postingan ini dimaksudkan sebagai rasa syukur saya dan untuk memotivasi sahabat di sini untuk terus menyelesaikan tulisannya sehingga menjadi sebuah buku dan dapat dibaca sebanyak-banyaknya orang.

Kita tidak pernah tahu buku kita sejauh mana dalam memberikan arti bagi orang lain.

Saya ingin mengajak Anda untuk bisa merasakan hal yang sama. Saya doakan. Aamiin.


Oia bagi yang sudah baca buku ini saya ucapkan terima kasih. Boleh juga berbagi testimoninya. 
Kritik dan saran juga boleh ya.





Salam hangat

Okky

Sunday, March 22, 2020

Catatan Saat Program Bekerja dari Rumah #1

Kampus telah memutuskan semenjak tanggal 16 Maret 2020, seluruh civitas akademika berkerja dan berkarya dari Rumah.

Saya menyambutnya dengan gegap gempita meski kekhawatiran besar masih melanda tehadap pandemi Covid-19 ini. Namun jika kekhawatiran tersebut dibiarkan mendominasi maka kita akan terus terkukung dalam hidup. Kita akan jauh dari apa yang disebut sebagai kebahagian.

Pikir saya, pada saat-saat seperti ini justru kita wajib menebalkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanaallahu wa Tala dan tentunya tetap berkarya untuk dapat memberikan arti dalam hidup kita dan orang - orang tercinta.

Saya mulai menyusun program extra di rumah selain kewajiban memenuhi tri darma perguruan tinggi.  Kemudian pula saya mulai lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan jasmani saya dan keluarga.

Credit : http://dottywren.blogspot.co.uk/


Sungguh kesempatan saat ini saya akan tetap berusaha berpikir positif dan mempersiapkan segala sesuatunya agar dapat melaju lebih cepat dalam memberikan kebermanfaatan.

Apakah Anda sudah membuat program ekstra 'Bekerja dari Rumah' ?

Silahkan share di kolom komentar ya

Terima kasih



Saturday, January 18, 2020

Catatan Harian Pendidik Fisika

Ini adalah judul dari seri tulisan yang akan saya coba kumpulkan.

Mudah-mudahan bisa konsisten untuk menulis sehingga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.

Tulisan-tulisan pada seri ini, akan berisi seputar pengalaman-pengalaman, teori referensi, atau pemikiran-pemikiran yang ada di kepala ini selama menjadi pendidik sains, khususnya bidang fisika.

Adaptasi dari cerita-cerita yang pernah saya tuliskan dahulu saat menjadi seorang guru di Bandung. Pun ketika menjadi dosen di program studi fisika.

Saya berharap tidak melulu berisi segala sesuatu yang serius dan penting. Cukup membuat tersenyum dan berkata "iya juga ya!" dari pembaca adalah sudah cukup dari output target luaran dari tulisan-tulisan yang nanti saya akan buat.





Jika dirasa oleh pembaca ada yang kurang pas, berlebihan dan tidak pantas dst.

Pembaca bisa mengontak saya secara japri melalui sosial media.Agar baik untuk semua dan tidak menimbulkan keributan yang tidak pas di ranah jagat internet.

Pada intinya tulisan - tulisan ini nanti akan saya kumpulkan menjadi sebuat catatan perjalanan saya selama menjadi pendidik. Tidak mungkin 100% terbaik dan menjadi cocok untuk pendidik lainnya.

Hanya saja agar menjadi sumbangan cara pandang yang berbeda dari seorang 'Okky' untuk pendidikan di Indonesia yang kita cintai bersama. hehe

Sudah ah, jadi serius begini jadinya.

Ohya catatan akhir dari tulisan pembuka ini adalah saya ingin kembali menulis dengan bebas tanpa tendensi apa pun baik dari editor, penerbit, keinginan pasar atau siapa pun. Menulis bebas tanpa paksaan yang mengganggu. Seperti ilustrasi di atas "Flow". Mengalir.

Jadi tentunya akan banyak kesalahan atau kekeliruan di sana sini. Maka dari itu saya meminta maaf ya sebelumnya.

Oke, itu saja dahulu

Salam hangat

Okky Fajar Tri Maryana

Monday, May 13, 2019

A Brief History of You (Bag.2)

Saya memulainya dengan menulis puisi. Semua bermula dari kumpulan kata yang tidak jelas maknanya buat orang lain yang membacanya. Tapi buat saya? Sama saja. haha

Lanjutan dari caption Postingan IG saya yang lalu bahwa menerbitkan puisi yang menjadikan saya semakin bersemangat untuk menulis dan mempublikasikan karya tulis saya. (link Instagram)

Meski kebanyakan isi puisi yang saya buat dan baca selama ini menye-menye tentang kegalauan hati. Apa lagi saat saya jatuh cinta dahulu. Hohoho.

Puisi adalah wadah yang pas buat menyalurkannya ketika saya tidak berani mengungkapkan secara langsung.

Ternyata hingga sekarang, anak-anak millenial suka juga yang menye-menye. Melihat dari laku kerasnya buku-buku puisi bergaya pop penyebar kegalauan para jomblo. Ditambah pula Novel-novel cinta muda-mudi yang merindukan pasangan dan hubungan yang penuh bunga-bunga…haha. 
 
Btw dulu saya pernah pula terjebak membaca satu dua di antaranya. Wkwkwk.


Sunday, July 30, 2017

Tahun Ajaran Baru

Bismillah.

Tak terasa sudah memasuki tahun ajaran baru kembali.

Saya begitu bersyukur kepada Allah SWT atas semua yang dikaruniakannya selama setahun sebelumnya.

Menempatkan rasa syukur tersebut adalah dengan berbuat lebih baik lagi di tahun ini. Masih banyak 'PR' pribadi dan sebagai seorang guru yang perlu dicapai. Semuanya membutuhkan upaya yang tidak kecil. Keteguhan hati, kesabaran, dan tentunya perwujudan doa-doa kepada-Nya.

Semoga di tahun ajaran baru ini saya, Anda, dan kita semua sebagai pendidik mendapatkan kemudahan dan keberkahan selalu atas segala aktivitas kita.

Terima kasih.

Okky Fajar Tri Maryana

Wednesday, July 5, 2017

Silaturahmi

Hari raya Idul Fitri 1438 H dan Liburan sekolah menjadi satu.

Tahun ini saya bersama istri dan si kecil tidak melakukan kegiatan mudik. Kami hanya di Bandung. Ya, hanya di Bandung dengan beberapa kali berkunjung ke tempat kerabat dan rekan orang tua siswa yang kami kenal.

Bapak, Ibu dan kedua adik perempuan saya datang ke Bandung. Kami sangat senang sekali terutama si kecil. Liburan kami menjadi ramai.

Setelah melakukan kunjugan ke beberapa kerabat yang sesungguhnya termasuk kerabat sangat jauh ditambah dengan orang tua murid yang tidak ada hubungan saudara sama sekali, kami merasa tidak sendiri tinggal di Bandung.

Banyak orang yang mengenal dan mengasihi kami. Maka dari itu saya berkewajiban untuk menjaga tali silaturahmi tersebut.

Bagi saya silaturahmi adalah bentuk investasi yang sangat penting dan berharga. Mungkin tidak dapat dirasakan manfaat besarnya saat ini. Tapi suatu saat nanti.

Nilai inilah yang diajarkan oleh ibunda saya yang saya ingat sampai sekarang.

Semoga kami termasuk orang-orang yang menjaga tali persaudaraan.

Sunday, June 4, 2017

Cukup

Bismillah.

Cukup.

Selama bulan Ramadhan tahun ini saya kembali merenungi makna kata "cukup".

Merasa cukup adalah sesuatu yang mahal untuk dimiliki. mengapa? sebab tidak semua orang memilikinya. Sebagian besar.

Dengan merasa cukup maka akan terlahir pribadi yang sederhana dalam menjalani hidup. Begitu pikir saya.

Apa kamu sudah merasa cukup dalam hidup kamu? berkecukupan? segala sesuatunya telah dimiliki?

Ternyata masalah cukup bukan perkara memiliki dan hanya soal kepuasan terhadap sesuatu lho.

Menurut ahlinya merasa cukup atau "self Suffeciency" itu adalah rasa aman dalam penghargaan diri, di mana setiap orang tahu di mana letak pusat penghargaan terhadap dirinya sebagai orang yang bisa dihormati. 

Efek utama dari orang yang berhasil memperjelas kecukupan bagi dirinya yaitu mereka ini tidak mempunyai kebutuhan untuk mendapatkan kesan positif orang lain terhadap dirinya sehingga ia semakin lama semakin menjadi pribadi yang tulus dan khas. Kontrol hidupnya ada pada dalam dirinya bukan dari pihak eksternal.

Itu sepertinya catatan singkat saya pada Ramadhon tahun ini.

semoga memberikan manfaat ya :)

Tuesday, April 11, 2017

Liburan saat Ujian Nasional



Bismillah.

Alhamdulillah.

Semenjak hari Ahad kemarin, kami bertiga melakukan petualangan yang boleh dikatakan petualangan tingkat menengah. Petualangan rasa liburan ditengah-tengah pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA. Kami bersilaturahmi ke rumah orang tua di cibubur jakarta. 

Slama perjalanan kami bersyukur karena mendapatkan armada kendaraan yang semuanya baik. Baik dari kondisi kendaraannnya sendiri, supirnya pun cukup nyaman mendampingi kami selama perjalanan.

Seperti biasa kami menggunakan bus primaj**a dan taksi online yang dilanjutkan dengan taksi konvensional yang paling terkenal.

Beberapa hari, eh, lebih tepatnya satu hari lebih beberapa jam. Kami sangat menikmati kebersamaan keluarga di Cibubur. Si kecil bermain dengan puas dan penuh keringat, dan tentunya banyak 'pengasuh' dadakan.

Setlah selesai urusan di sana kami segera bertolak ke Jakarta Utara untuk berkumpul dan rekreasi bersama dengan kawan-kawan rekan kerja istri di Sekolah. Kami akan mengunjungi Dunia Fantasi Ancol.

Ketika mengunjungi Dunia Fantasi, kesenangan yang meriah mungkin sudah tak lagi bermakna. Tetapi, jika kamu membawa anak istrimu maka perasaan itu menjadi .....
sama saja. hahaha

Monday, November 7, 2016

STELR - STEM Training (Catatan Bag. 3)

Bismillah.

Akhirnya saya bisa melanjutkan menulis kembali, meski pelaksanaan trainingnya sudah selesai. Tapi tak apalah, semoga tetap dapat memberikan manfaat yang banyak.

Jadi sebenarnya STELR itu adalah pengembangan dari mtode pendidikan STEM yang pertama kali dirintis dan dikembangkan di Australia. STELR adalah sebuah metode siap pakai dari STEM.

STEM itu sendiri adalah sebuah cara untuk mempelajari materi dengan terintegrasi/tidak terpisah satu-satu dan disesuaikan dengan kasus dan kebutuhan hidup sehari-hari. Jadi, Sains tidak dipelajari sendiri, matematika tidak dipelajari sendiri, namun terintegrasi dengan rekayasa (engineering) dan teknologi. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran di kelas akan semakin bermakna karena siswa menemukan dan menyadari relevansinya dalam kehidupan mereka.

STELR adalah bagian dari kurikulum, penyedia modul-modul eksperiemn dan berbasiskan metode inkuiri pada sekolah-sekolah di Australia pada mulanya. Kini STELR telah meluas ke berbagai negara di dunia.

Pada saat training, kami diperkenalkan dan dilatih untuk mengajarkan pembelajaran STELR di sekolah. Kami mengerjakan pembelajaran kreatif berkaitan dengan isu-isu bumi, seperti krisis energi, pemanasan global, energi sel surya, energi angin dsb. Modul-modul pembelajaran tersbut dapat diturunkan menjadi kegiatan-kegiatan materi STEM secara terintegrasi. 

Diharapkan siswa dapat merasakan pembelajaran sains dan matematika yang relevan dengan kehidupannya saat ini. Melalui metode ini pula diharapkan siswa dapat lebih menikmati dan tertarik dengan isu-isu pengembangan sains dan teknologi di masa depan.

Mungkin itu dulu ya sahabat. Posting selanjutnya akan saya lampirkan berbagai foto kegiatan kami.

Semoga bermanfaat.

Terima kasih telah menyimak.

Salam berbagi ilmu.

NB : Tulisan sebelumnya 





 


Monday, October 31, 2016

STELR - STEM Training

Bismillah.

Malam ini Bandung masih dingin karena hujan. Dan Malam ini juga saya sedang duduk asik di Hotel Atlantic City Jalan Pasir Kaliki (yah,,daerah-daerah pusat kota dan macet) untuk mengikuti training sepekan tentang STELR - STEM.

Saya masih punya empat hari ke depan. Sepertinya akan seru, melihat dari kegiatan hari ini yang sangat menarik. ditambah pelayanan acara dan beberapa suvenir yang kami terima. hehe

Sebenarnya acara ini dilaksanakan oleh SEAMEAO regional center for QITEP in Science. Apakah itu? mungkin beberapa sahabat telah mengetahui atau mininal pernah mendengarnya. Saya cantumkan linknya untuk di intip apa QITEP itu.


Mungkin yang mau saya ceritakan kali ini adalah tentang STELR-nya. Bagi saya sangat menarik. Sebuah wawasan dan cara pandang baru dalam pendidikan sains. Sangat potensial untuk dapat diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia. Semoga :)

Pengisi materi training semuanya berasal dari Australia. Memang, karena STELR itu sendiri awal mula dan tumbuh pertama kali di Australia. Menyebar hingga ke seluruh dunia. Seperti halnya STEM punya Amerika.

Ceritanya saya sambung kembali besok aja ya sahabat in syaa Allah...udah mulai 5 watt ini :)

Berikut saya sertakan beberapa foto-foto yang berhasil saya himpun :)

STELR - STEM QITEP in Science 2016
STELR - STEM QITEP in Science 2016



Peserta dari berbagai instansi dan perwakilan negara ASEAN

Hadiah USB STELR Training QITEP in Science 2016









Saturday, October 29, 2016

Kompasiana. (Bag. 1)

Bismillah.

Dear kawan,

Memang yang namanya Nge-Blog itu suatu ujian yah. Ujian konsistensi untuk berbagi. Mengapa? lumayan lama juga saya jeda menulis di Blog saya ini. hehe. Dan saya masih belum konsisten untuk terus mengisi kontennya. Tapii, saya akan tetap menjaga Blog ini hingga terus mekar dan mewangi suatu saat nanti...hitung hitung modal buat pergi ke Akhirat sana :)

Salah satu hal yang meyita saya belakangan ini adalah Blog kroyokan dengan nama Kompasiana. 
Saya sudah tau dari dulu tapi baru mau gabungnya ya tahun ini. Entah mengapa, menulis di kompasiana ada tantangan tersendiri. Yang paling membuat saya bersemangat lagi adalah tingkat keterbacaannya yang sangat tinggi. Jadii,,itung-itung menebar kebermanfaatan deh. 

Walau masih sedikit jumlah artikel saya, tapi saya akan terus bersemangat dalam berbagi apa yang menurut saya penting dan bernilai. Tentunya tak akan jauh-jauh dari dunia fisika, pendidikan, dan parenting. :)

kompasiana
kompasiana.com


Bagi Anda yang mau mencoba silakan gabung aja di Kompasiana.com, bergabung dengan banyak orang yang tergila-gila menulis kisah dan reportase. Dari kompasiana saya juga mendapatkan banyak ide-ide segar kok. Jadi tunggu apalagi. Gabung aja.

Mungkin next saya akan bercerita lagi tentang kompasiana.

Trims sudah mau membaca.

salam berbagiilmu.

- Okky


Saturday, July 23, 2016

Hari Anak Nasional 2016

Hari ini, tepat tanggal 23 Juli 2016 adalah hari anak nasional.

Masih sama seperi tahun-tahun sebelumnya, Harapan saya adalah agar anak-anak di negeri ini mendapatkan pendidikan yang lebih baik lagi, jauh dari kekerasan dan semakin berkarakter jati diri bangsa.

#majulahpendidikanindonesia
 




Tuesday, June 28, 2016

Buka Puasa Bersama di Gedung Negara Pakuan Bandung

Bulan Ramadhan kali ini, saya dan bersama kawan-kawan guru di sekolah mendapatkan sebuah pengalaman berharga. Berkesempatannya kami semua mengunjungi rumah dinas gubernur Jawa Barat, Gedung negara Pakuan.

Kami; para guru, siswa dan orang tua diundang oleh Pak Ahmad Heryawan dan Ibu Netty untuk hadir dalam kegiatan buka puasa bersama pada tanggal 24 Juni 2016. Sungguh sebuah pengalaman yang akan memberikan manfaat kepada kami semua. 

gedung Pakuan Bandung
Gedung Pakuan

Sunday, April 24, 2016

Design Thinking untuk Pendidikan (Bag. 1)

Design Thinking.

Anda mungkin telah mengenalnya, atau mungkin belum pernah mendengarnya sama sekali.

Kali ini saya ingin bercerita dan berbagi tentang Design Thinking yang saat ini sedang populer dalam dunia manajemen dan bisnis.

Design Thinking pada prinsipnya adalah sebuah cara berpikir untuk menghasilkan inovasi solusi. Tidak hanya sampai di sana, Design Thinking berpijak pada Kebutuhan dasar manusia yang akan didesign dan berbasiskan teknologi yang renewable

Apa bedanya dengan Analytical Thinking? bedanya kalo AT itu mengkultuskan proses berpikir yang logis. Design Thinking malahan menuntut kita untuk berpikir sebebas-bebasnya tanpa memikirkan resiko kegagalannya sama sekali. Jadi kalo bahasa kerenya udah gak lagi berpikir 'out of the box' tapi lebih ekstrim lagi berpikir 'without the box of thinking!' sama sekali atau sekalian aja buang Box nya jauh-jauh! hahaha. Namun demikian tetap harus menghasilkan sesuatu yang inovatif sekaligus solutif.

Sunday, April 17, 2016

SMA 3 Bandung -Catatan Kunjungan (Bag. 2 akhir)


Saya lanjutkan tulisan kunjungan saya ya sahabat....

Setiap kelompok yang terdiri dari beberapa siswa mempersentasikan penelitian yang telah dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Begitu beragam hasil penelitian yang disampaikan sampai-sampai saya berpikir betapa kreatifnya anak-anak ini. Setingkat SMA sudah dapat melakukan penelitian-penelitian seperti itu. Diantaranya, pembuatan efek sound dari gitar listrik dengan biaya yang lebih murah, perhitungan massa jenis dengan konsep balon udara Archimedes, pembuatan sensor pengisi air minum galon secara otomatis, visualisasi gelombang bunyi dengan menggunakan serbuk pada piringan besi, headphone peredang suara, sensor gempa sederhana, dan masih banyak lagi yang saya sudah lupa hehehe…


Monday, April 11, 2016

SMA 3 Bandung -Catatan kunjungan (Bag. 1)

SMA 3 Bandung.



Tiga hari lalu saya dipercaya untuk menjadi penguji pada poyek pembelajaran RBL anak-anak kelas XI IPA SMA 3 Bandung. Sudah lama memang sebelumnya Bu Diana (guru Fisika SMA 3) berencana mengundang saya dalam kegiatan tersebut. Sebuah kesempatan yang sangat langka dan akan tentunya akan sangat menyenangkan. Dan memang iya, beberapa hari saya modar mandir menguji proyek RBL siswa banyak sudah pengalaman menarik yang saya dapatkan.

SMA 3 dan 5 Bandung
SMA 3 & 5 Bandung. Twitter/@belitungbarat




Sekilas tentang sekolah ini.