Showing posts with label Perjalanan. Show all posts
Showing posts with label Perjalanan. Show all posts

Sunday, August 2, 2020

Perjalanan Menjadi Ayah (Bag.2)

Mata ini masih belum menemukan kantuknya.

Ibun, Kakak dan calon dede bayi telah tertidur dengan nyenyak di kamar.

Seperti biasa kami telah membelah kota dengan sepeda motor tua kesayangan.

Melalu sepeda motor tua itu, saya belajar menjadi seorang ayah yang lagi-lagi menemukan cara tersendiri untuk menikmati hidup dan kebahagiaan.

Saya belajar tentang arti penting keselamatan bagi orang-orang tercinta.



Bersama-sama dalam kesulitan mencari nafkah adalah bentuk permohonan saya kepada Allah SWT  agar senantiasa menjaga keselamatan kami di dunia.

Jika meminta keselamatan di jalan raya begitu besar dan bersungguh sungguh, mengapa saya tidak menaruh porsi yang jauh lebih besar untuk keselamtan di kampung asal negeri Akhirat?


Salam



Saturday, August 1, 2020

Cerita Di balik Terbitnya Buku Fisika Kuantum Kami (Bag. 3)


Saya terharu membacanya.



Mungkin perasaan unik inilah yang dirasakan oleh para penulis buku,
Terlepas laku atau tidaknya buku mereka.

Adalah ketika pembaca melihat buku kita menjadi jauh lebih dari buku yang kita maksudkan. Saya menulis buku itu mungkin hanya untuk menjawab keresahan saya bahwa Fisika Kuantum itu-dibalik super kerumitannya-ada banyak sisi serunya. Kita masih tetap bisa haha-hihi di tengah sesuatu yang kita sebenarnya tidak mengerti sama sekali. Tetapi di mata pembaca buku kita bisa menjadi lain, buku itu bisa menjadi semacam harapan. 


Alhamdulillahirabbilalamin. Semuanya saya kembalikan lagi kepada Rabb semesta Alam, Allah Azza wa Jalla.


Postingan ini dimaksudkan sebagai rasa syukur saya dan untuk memotivasi sahabat di sini untuk terus menyelesaikan tulisannya sehingga menjadi sebuah buku dan dapat dibaca sebanyak-banyaknya orang.

Kita tidak pernah tahu buku kita sejauh mana dalam memberikan arti bagi orang lain.

Saya ingin mengajak Anda untuk bisa merasakan hal yang sama. Saya doakan. Aamiin.


Oia bagi yang sudah baca buku ini saya ucapkan terima kasih. Boleh juga berbagi testimoninya. 
Kritik dan saran juga boleh ya.





Salam hangat

Okky

Saturday, August 24, 2019

Program Media Digital di Pesisir Selatan Sumatera Barat

Bismillahirrahmanirrahim.

Agustus yang terik di tahun ini, alhamdulillah saya berkesempatan kemabali untuk belajar besama dengan para pendidik di daerah pedalaman. Kali ini saya dipercaya untuk menjadi fasilitator pembelajaran melalui media digital bagi guru-guru di SMP N 4 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. 



Monday, May 13, 2019

A Brief History of You (Bag.2)

Saya memulainya dengan menulis puisi. Semua bermula dari kumpulan kata yang tidak jelas maknanya buat orang lain yang membacanya. Tapi buat saya? Sama saja. haha

Lanjutan dari caption Postingan IG saya yang lalu bahwa menerbitkan puisi yang menjadikan saya semakin bersemangat untuk menulis dan mempublikasikan karya tulis saya. (link Instagram)

Meski kebanyakan isi puisi yang saya buat dan baca selama ini menye-menye tentang kegalauan hati. Apa lagi saat saya jatuh cinta dahulu. Hohoho.

Puisi adalah wadah yang pas buat menyalurkannya ketika saya tidak berani mengungkapkan secara langsung.

Ternyata hingga sekarang, anak-anak millenial suka juga yang menye-menye. Melihat dari laku kerasnya buku-buku puisi bergaya pop penyebar kegalauan para jomblo. Ditambah pula Novel-novel cinta muda-mudi yang merindukan pasangan dan hubungan yang penuh bunga-bunga…haha. 
 
Btw dulu saya pernah pula terjebak membaca satu dua di antaranya. Wkwkwk.


Saturday, November 17, 2018

Bandung di Bulan November


Bandung masih rumah ke dua bagi saya. Setelah Jakarta yang telah lama ditinggalkan.

Sedari Jumat saya kembali menginjakkan kaki di Bandung untuk memenuhi kewajiban profesi sekaligus mengajak keluarga untuk liburan sejenak.

Rasanya bekerja ke luar kota dengan membawa keluarga adalah kesenangan tersendiri bagi saya. Mengatur segalanya, dari mulai kendaraan yang akan digunakan hingga kita akan kemana dan mau kemana.

Credit: pikniek.com


Lebih menantang lagi ketika tebal dompet perlu disesuaikan dengan keinginan mata yang terus ingin di manjakan. Kadang perut juga suka ikut campur untuk menipiskan isi dompet. hehe.

Tapi ya itulah warna hidup. Tak akan berkesan jika tidak ada tantangan yang harus dilalui.

Saya hanya menyerahkan kepada sebaik-baik penolong, yaitu Dia sang pencipta dan pengatur rezeki.